Jumat, 30 September 2011

Perjuangan Mahasiswa


Bus kuning… Siapa yg gak tau bus operasional mahasiawa Universitas Sriwijaya yg tiap hari mondar-mandir Palembang (Kampus Bukit) – Indralaya untuk melayani angkutan kawan-kawan Unsri setiap harinya. Maka tak jarang (bahkan sering sekali) para mahasiswa berebut untuk naik ke dalam bus tersebut. Berbagai cara mereka laukan agar bisa dapat bus dan duduk sampai tujuan mereka, mulai dari berdesakan  masuk, melempar  tas lewat jendela dan lain-lain.
Bus yg mereka tunggu telat tiba di Indralaya. Ya kadang bus terjebak macet, atau dengan sebab lain lah. Lepas dari hal tersebut, mahasiswa tetap aja sabar (walau gak ikhlas) menunggu bus datang…
Ini pemandangan yang terjadi saat kawan-kawanberebut naik bus  pulang kuliah dari Kampus Indralaya menuju Kampus Bukit….

 

 
 
 
 
 
 
 
 
Beda banget dengan kondisi di halte bus yg menuju ke Pasar/Cinde dengan halte bus yg menuju BukitKalo di halte menuju Bukit para mahasiswa yg menunggu bus pulang, justru di halte bus yg menuju Pasar para bus lah yng menunggu penumpang masuk. 







Wah…. Dibawa enjoy saja buat kawan-kawan… Anggap ini satu perjuangan kita…. Dan semoga tidak terjadi hal seperti sebelumnya, karna kita satu mahasiswa Universitas Sriwijaya…. HIDUP MAHASISWA….

Selasa, 27 September 2011

Tipe-tipe Penumpang Bus Mahasiswa Unsri

Sebagai satu-satunya sarana pengangkut mahasiswa Unsri,kebutuhan akan bus mahasiswa semakin tidak terelakkan.Meskipun ada bis pasar dan kereta namun itu tidaklah mencukupi kebutuhan mahasiswa akan fasilitas dan kenyamanan perjalanan.Namun tahukah anda jika ada berbagai tipe mahasiswa yang bisa dilihat dari gerak-geriknya selama di bus.

 

Mahasiswa Biasa Aja

Ini adalah orang yang paling banyak dan paling umum ada di Bus Mahasiswa. Mereka cuma naik, duduk (atau berdiri kalo gak dapet tempat duduk), diem aja, bayar pas ditagih, terus turun deh. Gak berkesan sama sekali. Gak seru deh (lho?).

Mahasiswa yang Parno

Ini adalah orang yang biasa mendengar berita-berita kejahatan atau bahkan mungkin pernah menjadi korban kejahatan di bis. Orang jenis ini akan mendekap barang bawaannya erat-erat dan langsung curiga sama semua orang yang dekat-dekat. Pokoknya mukanya keliatan tegang deh selama ada di bis. Tapi le
bih baik jadi orang jenis ini sih daripada santai-santai terus ntar kehilangan barang.

 

Mahasiswa  Gak Tau Diri

Ini adalah jenis mahasiswa sampah. Udah tau bus kuning itu sumpek, trus dia ngerokok dengan bebas dan seenaknya. Kayak di dalem bus gak kurang udara aja. Ini adalah orang-orang yang sungguh tidak toleran dan seharusnya gak boleh dilepas ke kehidupan bermasyarakat. Lebih ironisnya, yang biasa melakukan ini justru mereka yang mengaku calon penerus bangsa.

 

Mahasiswa yang Main HP Melulu

Perjalanan panjang dengan menggunakan bus bisa jadi sangat membosankan. Mungkin itulah yang ada di pikiran orang-orang jenis ini. Mereka biasanya adalah orang-orang yang dapet tempat duduk (karena ribet juga sih main HP sambil berdiri di dalem bus mahasiswa). Biasanya HP gak bakal lepas dari tangan mereka sampai mereka turun.

 

Mahasiswa yg Ngobrol Kayak di Hutan

Ini adalah jenis orang yang ngobrol dengan suara sungguh keras alias teriak-teriak. Biasanya sih cuma ada satu orang yang mendominasi pembicaraan dan biasanya orang inilah yang suaranya keras banget. Sungguh mengganggu, apalagi kalau kamu sedang berada dalam kondisi yang capek banget.

 

Mahasiswa Pintar

Ketika orang lain sibuk tertidur,ngobrol,atau bahkan main HP and facebook-an.Mahasiswa ini tetap memegang buku dan membacanya.Betul-betul sang penyelamat intelektual muda

 

Penjahat

Lupakan kata-kata kita di atas soal orang gak tau diri. Sesungguhnya penjahat adalah orang yang paling sampah yang pernah naik bis. Kenapa? Karena sesungguhnya tujuan mereka naik ke bis adalah untuk berbuat jahat. Mereka nyopet, nyolong, nodong, dan mereka adalah salah satu alasan utama kenapa bus dan sejenisnya menjadi alat transportasi yang sungguh tidak nyaman untuk dikendarai.
(untung bis unsri jarang mengangkut orang lain sehingga tingkat kriminalitas rendah)

copas By Gelora Sriwijaya