Rabu, 26 Desember 2012

Keberangkatan NYC Palembang....


Buat kawan-kawan peserta NYC drai Palembang, kami para crew dari Unsri ingin mengkoordinir kawan-kawan untuk pergi sekaligus liburan dan pulang bareng ke Palembang. Kita akan menyewa bus yang mana bus tersebut kita gunakan untuk berangkat, liburan serta pulang ke Palembang dengan asumsi biaya Rp. 550.000/orang (minimal 30 orang). Tapi bila yang ikut lebih dari 40 orang, maka akan lebih murah.

Berikut jadwal agenda kita:
No
Tanggal
Waktu
Agenda
1
18 Jan 12
14.00 WIB
Berangkat dari Palembang menuju Jakarta
2
19 Jan 12
09.00 WIB
09.00-17.00 WIB
(Diperkirakan)Tiba di Jakarta, menuju penginapan
Istirahat di penginapan
3
20 Jan 12
06.00 WIB
07.30-17.00 WIB
17.00-19.00 WIB
19.00 WIB
Berangkat menuju lokasi acara
Acara NYC (formal dan non formal)
Menuju penginapan
Tiba di penginapan, istirahat
4
21 Jan 12
08.00-18.00 WIB
19.00 WIB
Liburan*
Kembali ke Palembang
5
22 Jan 12
14.00 WIB
(Diperkirakan) Tiba di Palembang
*Liburan akan kita tentukan bersama untuk lokasinya.

Jika ingin bergabung untuk keberangkatan, segera konfirmasi dengan meyebutkan nama dan Universitas.
-          Dedek (085769069962)
-          FE (08973021992)
Terimakasih.....

Minggu, 11 November 2012

Apa Kabar Mesin KPM Maba 2012, Sudah Sembuh?


02-20120662
GS. Sampai saat ini tidak semua mahasiswa baru 2012 mendapatkan Kartu Pengenal Mahasiswa (KPM). Dari 10 Fakultas yang ada di Unsri baru tiga fakultas saja yang mendapatkan KPM, diantaranya adalah FK, FH dan FE. Untuk Fakultas Teknik pengerjaannya masih dalam proses. Yang lainnya belum terjamah sama sekali.  keterlambatan ini dipicu oleh  mesin Pecetak KPM yang sakit sejak Agustus yang lalu. Pada saat itu 3 dari 4 mesin cetak KPM Unsri mengalami kerusakan. Dan pihak Unsri berjanji akan segera memperbaikinya dengan membawa Tiga mesin tersebut rusak dan dibawa ke Jakarta untuk diperbaiki. Dan sekarang  dari tiga yang dibawa ke Jakarta, hanya dua yang dapat diperbaiki dan dari dua mesin tersebut hanya satu yang beroprasi secara normal. “Saat ini kita menggunakan dua mesin pencetak, satu dari Jakarta dan satunya yang tidak rusak”, Jelas Kepala Bagian Pendidikan dan Kerjasama BAAK Unsri  Muhammad Yani S.E.
Kabag Pendidikan dan Kerjasama juga mengungkapkan bahwa kemampuan mesin pencetak terbatas sehingga proses pencetakan juga tidak dapat dikejar  pengerjaanya dengan dua mesin pencetak tersebut. “Satu mesin hanya dapat mencetak 150 lembar KPM untuk satu hari, itupun harus diistirahatkan setiap mencetak lima KPM”, Tambahnya.
Kepala Bagian Pendidikan dan Kerjasama BAAK Unsri  Berjanji akhir November 2012 semua mahasiswa baru 2012 akan segera mendapatkan KPM.(ddk/agg)
Reporter: Dedek Mareta, Widya Anggita
Foto: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu
Dikutip dari LPM GS UNSRI

Layani Mahasiswa, Transmusi Siap Benahi Fasilitas


02-20120438
GS.  Sebanyak 15 buah Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi yang telah melayani mahasiswa Unsri sejak Mei 2012 akan membenahi fasilitasnya untuk bus koridor Unsri Bukit-Unsri Inderalaya. Hal ini diungkapkan oleh Junaidi, Asisten Manajer PT. SP2J (Sarana Pembangunan Palembang Jaya) saat ditemui Crew Gelora Sriwijaya Unsri Selasa (30/10/2012). “Untuk saat ini kita belum berencana menambah armada baru, namun kita akan merubah posisi tempat duduk dari 10 bus yang ada. Dari yang semula saling hadap akan dirubah menjadi yang menghadap kedepan”, jelasnya.
Selain memodifikasi posisi tempat duduk, pihak Transmusi juga mengajukan kepada Rektor Universitas Sriwijaya agar dapat membuatkan halte yang lebih baik. “Kita juga sudah mengajukan usulan kepada Rektor Unsri agar membuatkan halte yang lebih bagus untuk kampus Bukit dan Inderalaya, seperti diberikan halte yang memiliki atap agar mahasiswa yang menunggu juga tetap nyaman dalam menunggu bus Transmusi”, tambahnya.
Pihak Transmusi juga akan memperbaiki fasilitas barunya, Smart Card yang beberapa waktu lalu sempat mengalami masalah dalam pengisisan saldo. “Kita berencana akan menambah satu lagi provider sebagaiback-up dari provider untuk pengisian saldo Smart Card”, pungkasnya. (ddk/fpn)
Reporter: Dedek Mareta, Fipin Sapriani
Foto: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu
Dikutip dari LPM GS UNSRI

Kamil Habibie: Sumpah Palsu Adalah Sumpah Yang Melenceng


trijaya1
GS. Pada Sabtu (27/10), program “Anda Bicara” yang diselenggarakan Radio Trijaya FM mengangkat tema “Sumpah Pemuda Ditengah Sumpah Palsu”. Tema ini diambil untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Program yang dipandu oleh Faturrahman ini disiarkan on air dari d’Fab cafe.
Dalam acara tersebut turut hadir sebagai narasumber Kamil Habibie yang merupakan perwakilan KNPI Sumatera Selatan. Selain beliau, turut hadir juga Kms. Ali Akbar dari HMI dan Hendriko yang merupakan gubernur mahasiswa Fakultas Hukum Unsri. Dalam kesempatan tersebut para narasumber berbincang mengenai hari Sumpah Pemuda.
 “Sumpah palsu adalah ketika hal yang dilakukan para pemuda saat ini tidak sesuai dengan butir-butir Sumpah Pemuda yang diucapkan pada 28 November 1928 lalu karena visi dan misinya sudah melenceng dari Sumpah Pemuda” jelas Kamil ketika menyampaikan opininya.(ddk)
Reporter: Dedek Mareta
Foto: Dedek Mareta
Editor: Kurniahadi
Dikutip dari LPM GS UNSRI

Mahasiswa Unsri Berbagi, Warga Mulai Bangun Rumah


New Picture
GS. Warga Dusun 3 Desa Ibul Besar Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir kembali membangun rumah mereka pasca kebakaran pada Sabtu (29/9/2012) yang menghanguskan sedikitnya 22 rumah yang terbuat dari kayu hingga rata dengan tanah. Akibat kejadian tersebut, 43 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal mereka dan banyak dari mereka yang tidak dapat menyelamatkan barang berharga milik mereka.
Setelah beberapa pekan pasca kejadian tersebut, warga kembali membangun rumah mereka dengan bantuan yang didapat dari berbagai kalangan.  Seperti yang dilakukan Amir, salah seorang warga yang rumahnya ikut hangus terbakar. Saat dijumpai tim GS di lokasi kebakaran, Amir terlihat sedang membantu memperbaiki rumah tetangganya yang juga terkena kebakaran. Ia juga mengaku bahwa ia akan membangun kembali rumahnya dengan dibantu oleh warga sekitar. “Kita yang ada disini mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak termasuk dari mahasiswa-mahasiswa Unsri dari berbagai fakultas sehingga dapat digunakan untuk membangun rumah”, ungkapanya. Ketika disinggung mengenai isu mengenai pemukiman yang sengaja dibakar, Amir tidak membenarkan isu yang beredar tersebut. “Isu itu tidak benar, kebekaran ini disebabkan oleh konsleting listrik”, tambahnya.
Sementara menunggu perbaikan rumah selesai, warga yang belum mempunyai tempat tinggal masih menempati tenda-tenda pengungsian yang disediakan oleh para relawan.

Reporter: Widya Anggita, Dedek Mareta
Foto: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu
Dikutip dari LPM GS UNSRI

November, Shutlle Bus Unsri Kembali Beroprasi


2011_09_0013
GS. Setelah hilang dari kampus, Shutlle bus atau bus keliling yang beroprasi untuk melayani civitas Unsri Inderalaya akan kembali beroprasi mulai 1 November nanti secara gratis. Hal ini diungkapkan Pembantu Rektor III Unsri dr. Syarief Husin. M.S. saat ditemui  Crew GS di ruangannya Selasa (23/10/2012). “Kita sudah mempersiapkan 4 bus mahasiswa yang sudah diatur jadwal dan rutenya untuk berkeliling melayani civitas Unsri”, ungkapnya. Shuttle bus bus ini dioperasikan kembali  guna mendukung pengoperasian gedung baru Student Center yang terletak di  bagian belakang kampus Unsri Inderalaya.
Sebelumnya pernah dioperasikan 1 shutlle bus untuk melayani civitas Unsri, namun karena fasilitas tersebut berhenti operasi karena kurang diminati. PR III Unsri juga berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh civitas Unsri agar fasilitas tersebut tetap berjalan. “Jadi saya minta kepada para civitas Unsri agar menggunakan fasilitas tersebut dengan baik agar fasilitas ini juga tetap berjalan”, tutupnya. (ddk/mna)
Reporter: Dedek Mareta dan Mona Ervita
Foto: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu
Dikutip dari LPM GS UNSRI

Kamis, 25 Oktober 2012

Mahasiswa Unsri Bersuara Tentang Calon Presiden Mahasiswa Mendatang


ngobrolmalam1
GS. Jelang Pemira Unsri yang akan dilaksanakan pada 28 November mendatang, aroma pemilu mulai menyebar keseluruh mahasiswa Unsri. Hal ini terbukti dengan tingginya animo mahasiswa yang menyampaikan pandangannya tentang kriteria Presiden dan wakil presiden mahasiswa periode 2012-2013. Ini terlihat dari banyaknya komentar para mahasiswa saat ajang Ngobrol Malam melalui akun Twitter LPM Gelora Sriwijaya pada Jumat (19/10) malam.
Admin @LPMGSUNSRI yang mengajak para mahasiswa untuk ikut bergabung dalam program Ngobrol Malam membuat twitt “Menurut rekan2, bagaimana kriteria Presiden Mahasiswa yang dibutuhkan Unsri untuk periode mendatang? Silahkan komentar dg hastag #ngobrolmalam”, tulisnya. Mahasiswa Unsri yang mengikuti program tersebut pun mulai berkomentar dengan me-reply atau me-retweet postingan tersebut. Komentar yang diberikan pun beragam.  Diantaranya komentar dari akun @soekarno_muda23 “Sosok presma yg ideal adalah persiden yg berjuang demi kepentingan bersama, bukan hanya untuk mahasiswa”, tulisnya. Komentar lain juga dating dari akun @nadnadndut yang menulis “yang memikirkan dan memberi wadah untuk non muslim seperti kami”. Dan banyak lagi komentar yang dituangkan oleh para mahasiswa untuk caloon pemimpin mahasiswa mendatang.
Tentu ini merupakan hal yang positif mengingat masih tingginya tingkat apatisme mahasiswa terhadap pemimpinnya.
“Semoga Universitas Sriwijaya memiliki sosok Presiden Mahasiswa dg kriteria positif seperti yang rekan2 sampaikan :) #ngobrolmalam” tulis akun @LPMGSUNSRI menutup program Ngobrol Malam tersebut.(ddk)
Reporter: Dedek Mareta
Foto: Dok.GS
Editor: Kurniahadi
Dikutip dari LPM GS UNSRI

Sensasi Makan Pedas dengan Lomba Makan Bakso Granat


546373_3817890409078_1101025613_n
GS. Lomba makan mungkin sudah biasa, apalagi lomba makan bakso. Namun apa jadinya jika jika harus cepat menghabiskan semangkok bakso yang pedas? Konsep lomba inilah yang diterapkan Aziz, pemilik bakso pedas atau yang biasa disebut Bakso Granat untuk menarik minat para pecinta bakso dengan menyelenggarakanj kompetisi di warung bakso yang terletak di sebelah SMA N 11 Palembang. Lomba makan bakso granat ialah lomba yang dimana para peserta datang dan memakan bakso yang didalamnya sudah diisi oleh irisan cabai dalam waktu secepat mungkin.  Para peserta bebas datang kapan saja dan untuk mengikuti kompetisi tersebut.
Mas Aziz mengaku, ide untuk menyelenggarakan kompetisi makana bakso pedas tersebut didapat dari temannya sesama kelompok penjual bakso. “Saya juga menggunakan system Big Event, Small Cost. Jadi menggunakan modal kecil untuk menyelenggarakan acara besar agar peminat bakso lebih mengenal Bakso Granat”, ungkapnya.
Perlombaan makan bakso tersebut berlangsung dari awal Oktober hingga akhir Oktober, yang mana akan diselenggarakan dua sesi , yaitu untuk pelajar dan untuk umum. Lalu pemenang dari masing-masing sesi tersebut dipertemukan dan dipertandingkan dalam final untuk merebut hadiah uang tunai satu juta rupiah.
Bakso Granat merupakan salah satu menu bakso yang ada diwarung bakso Mas Aziz. Warung bakso tersebut memiliki beberapa menu lain seperti Bakso Lombok Ulk dll. (Ddk)
Reporter: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu

Dikutip dari LPM GS UNSRI

Senin, 17 September 2012

Iman J-Rocks: Cewek Palembang Cindo-cindo


Soundrenaline 2012 “Rhythm Revival” yang di gelar pada Sabtu (15/9) di lapangan parkir PTC Mall Palembang berlangsung meriah.  Konser musik yang digelar oleh PT. HM Sampoerna Tbk tersebut sudah memasuki tahun ke-10 sejak digelar pada tahun 2002 lalu dan terakhir menyambangi kota Palembang pada tahun 2007 yang mengusung tema “Sound of Change” di lapangan parkir Stadion Bumi Sriwijaya.
Untuk kali ini, Soundrenaline menghadirkan band-band besar seperti J-Rocks, Andra and The Backbone serta band legendaries Slank. J-Rocks yang mengawali penampilan dengan lagu medley Lepaskan Diriku -  Ceria berhasil membuat J-Rockstar Palembang berjingkrang-jingkrak. Band yang digawangi Iman (vocal), Wima (bass), Anton (drum) dan Sony (gitar) membawakan lagu andalan mereka seperti Madu dan Racun, Meraih Mimpi dan Into the Silent.
Saat jeda dari satu lagu ke lagu lain, Iman membuka selembar kertas yang berisi tulisan dalam bahasa Palembang dan menyapa para penonton, “Apo kabar wong Palembang?”, ucapnya. Tidak hanya itu dalam tulisan tersebut juga ia mengungkapkan tentang gadis-gadis Palembang, “Cewek-ceweknyo cindo-cindo, rasonyo dak galak balek ke Jakarta lagi”, ucapnya. Sontak para penonton wanita pun berteriak riuh setelah dapat ungkapan tersebut.
Tidak hanya J-Rocks, Andra and The Backbone pun punya sesuatu yang sedikit unik. Saat akan naik panggung, bang pentolan Andra Ramadhan tersebut menggunakan instrument lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai musik pengiring. (Ddk)

Soundrenaline 2012 Hadirkan 3 Band Metal


Ajang musik berkualitas Road to Soundrenaline kembali digelar untuk tahun ini. Bertemakan Rhythm Revival, konser yang mengutamakan kualitas musik tersebut digelar di kota Palembang sebagai kota pembuka pada Sabtu (15/9) di lapangan parkir PTC Mall Palembang sebelum Surabaya, Makassar dan Medan yang kemudian ditutup dengan Soundrenaline di Jakarta.
Sebagai kota pembuka, Soundrenaline menghadirkan 3 band bergenre metal yang sedang berkibar seperti Dead Squad, Seringai dan Burgerkill. Tampil perdana di Palembang, Dead Squad band metal asal Jakarta membuka penampilan dari 3 band metal tersebut.  Dengan  membawakan beberapa lagu andalan, Dead Squad berhasil membuat para Pasukan Mati, sebuat untuk fans Dead Squad terbius dengan penampilan band tersebut. Meski sempat 2 kali mengalami ganggan teknis pada sound gitar Stivie Item, penampilan tetap berjalan dengan baik hingga sebelum adzan Magrib.
Tidak hanya Dead Squad, 2 band lain seperti Seringai dan Burgerkill ikut memeriahkan konser tersebut. Seringai membawakan beberapa lagu seperti Taring, Amplifier Memanas dan Dilarang Main di Bandung yang merupakan cerita konser musik heavy metal sempat dilarang di Bandung pasca tewasnya 11 penonton konser metal di Gedung Asia Afrika beberapa tahun lalu. Seperti yang diungkapkan Arian, vokalis tersebut saat di atas panggung. “Lagu ini bercerita tentang genre musik metal yang dilarang di Bandung karena ada 11 teman kita yang meninggal saat menonton konser metal”, ungkapnya. (Ddk)

Rabu, 05 September 2012

Takut Telat, Maba Berangkat Jam 5 Pagi


GS. Upacara Penerimaan Mahasiswa Baru yang termasuk dalam acara Pengenalan Kegiatan Kampus Progam PK2 Universitas Sriwijaya Selasa (4/9) di Auditorium Unsri Inderalaya tidak ingin dilewatkan para mahasiswa baru Unsri. Ini terbukti dari ramainya kampus Unsri Bukit oleh mahasiswa baru yang lengkap dengan memakai almamater pada pukul 06.00 WIB pagi.

Hal mengejutkan juga diungkapkan oleh koordinator bus mahasiswa Unsri “Sudah dari pagi mereka berangkat, malah sudah dari jam 5 tadi”, ungkapnya. Dari catatannya sampai puku 06.00 WIB, total jumlah bus mahasiswa yang sudah di berangkatkan sebanyak 15 buah bus untuk mengantar mahasiswa ke kampus Inderalaya. Bahkan untuk mencegah kekurangan armada bus, mahasiswa baru disarankan juga untuk sebagian menggunakan Transmusi yang sudah siaga pukul 6.30 WIB di kampus Bukit.

Alasan para mahasiswa baru tersebut untuk berangkat lebih pagi, maba sudah mengerti dengan keadaan jalan menuju Indralaya. Seperti yang diungkapkan Mecy Agusmin, mahasiswa baru FKIP PEA, “Waspada agar tidak terjebak macet, lagian lebih cepat juga lebih baik”, ungkapnya.

Meskipun upacara baru dimulai pukul 09.00 WIB, tetapi para mahasiswa baru sudah harus masuk kedalam Auditorium satu jam sebelumnya untuk melakukan gladi resik proses acara Program PK2. (ddk)

Reporter: Dedek Mareta
Foto: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu


Dikutip dari LPM GS UNSRI

Minggu, 02 September 2012

PR I Unsri: Program PK2 Harus Berbasis Kepada Pendidikan Karakter dan Etika


GS. Program Pengenalan Kehidupan Kampus (Program PK2) yang akan dilaksanakan Unsri pada Selasa (4/9) mendatang menurut Pembantu Rektor I Unsri Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE Program PK2 harus berbasis kepada Pendidikan Karakter dan Etika. PR I Unsri juga tidak mengizinkan adanya perpeloncoan oleh mahasiswa pada maba Unsri 2012. “Perpeloncoan itu hukanmya haram. Kalo ketangkep dengan saya siap-siap berhadapan dengan akademik. Saya skors dengan tegas.” Kata PR I Unsri saat diwawancarai GS di ruangannya Rabu (29/8) siang.

Pada Program PK2 nantinya selain ada perkenalan dari Rektor, Pembantu Rektor I, II, dan III Unsri dan Para Dekan, siangnya juga ada perkenalan BEM Universitas dan Ormawa yang ada di Unsri. Dihari kedua dan ketiga Program PK2 akan diserahlan ke Fakultas dengan Pembantu Dekan III setiap Fakultas Sebagai Penanggung jawabnya.

PR I Unsri juga berharap pada seluruh mahasiswa untuk bersama mensukseskan Program PK2 Unsri. “Saya minta pada kawan-kawan semua dari ormawa, kita sukseskan PK2 ini, kita sama-sama menjaga” Pungkas PR I Unsri. (den/ddk)

Reporter: Dheni Puji Rahayu dan Dedek Mareta
Foto: Dok. GS
Editor: Imam Rosevelt Dimas

Dikutip dari LPM GS UNSRI

Mata Najwa Akrabkan PR I Unsri dengan Anis Baswedan


GS. Acara Mata Najwa MetroTV di kampus Unsri pada Akhir Mei yang lalu menjadikan Pembantu Rektor I Unsri Dr. Ir. H. Anis Saggaff, MSCE berhubungan baik dengan Anis Baswedan. Dimana dalam acara itu Pembantu Rektor I Unsri duduk bersebelahan dengan Anis Baswedan dan nantinya saat Progam Pengenalan Kehidupan Kampus (Program PK2) Unsri yang akan dilaksanakan pada Selasa, (4/9) mendatang akan menghadirkan tokoh pencetus Indonesia Mengajar ini.

“Beliau (Anis Baswedan, Red) sangat suka dengan Unsri. Mata Najwa kemarin dia bukan main senang melihat anak anak unsri yang antusias dan qualified dan beliau berbicara langsung dengan saya” Ungkap Pembantu Rektor I Unsri dengan penuh semangat saat ditemui GS diruangannya, Rabu (29/8) siang.

PR I Unsri juga menambahkan Anis Baswedan adalah figur muda yang dapat memberikan motivasi pada mahasiswa Unsri 2012, “Dia memang idolanya mahasiswa dan orangnya merakyat,” lanjut PR I Unsri.

Dalam Program PK2 ini, Rektor Universitas Paramadina Jakarta ini akan memberikan motivasi pada mahasiswa baru Unsri 2012. Setiap awal perkuliahan Unsri selalu mendatangkan alumni Unsri atau figur-figur yang dapat memotivasi mahasiswa baru. Alumni Unsri yang pernah memberikan motivasi pada maba Unsri diantaranya adalah Antasari Ashar, Presiden freeport, Marzuki Ali, dan Mantan Gubernur Sumsel Syarial Oesman. “Mahasiswa Unsri perlu motivasi, Jadi harus ada contoh” Tutup PR I Unsri. (den/ddk)

Reporter: Dheni Puji Rahayu dan Dedek Mareta
Foto: Dok. GS
Editor: Imam Rosevelt Dimas

Dikutip dari LPM GS UNSRI

Jumat, 31 Agustus 2012

Tiga Mesin Cetak Rusak, Pembagian KPM DItunda


GS. Selain almamater, Pembagian Kartu Pengenal Mahasiswa atau KPM maba Unsri juga mengalami masalah. Hal ini dipicu karena tiga mesin cetak dari empat mesin cetak KPM yang dimiliki Unsri mengalami kerusakan. “Seharusnya pada saat maba Unsri melakukan registrasi pada saat itulah maba Unsri mendapatkan KPMnya, karna mesinnya rusak, Jadi kita tunggu dulu mesinnya” Ungkap Kepala Bagian Pendidikan dan Kerjasama BAAK Unsri Muhammad Yani, SE,. M.Si saat ditemui GS Rabu, (29/8) siang.

Kabag Bagian Pendidikan dan Kerjasama BAAK Unsri menjelaskan, pada awalnya ada rencana untuk membeli mesin cetak baru, namun stok mesin cetak telah habis, sehingga usaha yang dilakukan saat ini adalah memperbaiki mesin cetak KPM yang saat ini sedang diperbaiki di Jakarta. Kerusakan sendiri terjadi karena penggunaan mesin cetak yang digunakan secara terus-menerus.

Saat ditanyai tentang berapa lama perbaikan mesin cetak, kabag Pendidikan dan Kerjasama BAAK Unsri tidak bisa memprediksi kapan selesainya. “Jika mesin cetaknya sudah selesai, secepatnya akan kami proses dan akan kami serahkan ke fakultas” tutupnya. (den)

Reporter: Dheni Puji Rahayu
Foto: Dedek Mareta
Editor: Imam Rosevelt Dimas


Dikutip dari LPM GS UNSRI

Perusahaan Kalah Tender, Pemicu Pembagian Almamater Telat


GS. Pembagian almamater Mahasiswa Baru Unsri 2012 jalur Undangan, Tulis dan USM megalami penundaan sampai sebulan lebih. Hal ini disebabkan karena adanya perusahaan mengalami kekalahan tender. Menurut keterangan Kepala Bagian kemahasiswaan Baharuddin, SE. Pembagian almamater seharusnya dilakukan pada saat maba Unsri selesai melakukan regristrasi, tetapi pada saat pelelangan perusahaan yang kalah menggugah perusahaan pemenang tender. “Prosedur yang sekarang adalah prosedur lelang. Pada waktu lelang ada beberapa perusahaan. Ketika lelang ada perusahaan ada banyak perusahaan, dan salah satu yang menang. Yang kalah menggugah.” Kata Kepala bagian kemahasiswaa saat ditemui GS diruangannya, rabu (29/8) siang.

Hal ini menjadi faktor pemicu telatnya pembagian almamater maba Unsri 2012. Pihak Unsri sendiri juga sudah melakukan usaha untuk mempercepat pembuatan almamater maba Unsri pada perusahaan yang bersangkutan.“Perusahaan ini profesional, jadi dalam waktu yang singkat masih bisa dikerjakan, karna dituntut cepat” lanjut Baharuddin.

Untuk pembagiannya, almamater yang datang pertama sekitar 1200 dibagikan langsung pada maba jalur USM. “Pertama ada yang datang 1200, karna ada anak USM yasudah kita bagikan” Kepala Bagian kemasiswaan BAAK Unsri juga menambahkan bagi mahasiswa baru Unsri yang belum mendapatkan almamater untuk datang ke BAAK dan mengambil alamaternya. (den/ddk)

Reporter: Dheni Puji Rahayu dan Dedek Mareta
Foto: Rachmad Quddus
Editor: Imam Rosevelt Dimas

Dikutip dari LPM GS UNSRI

Kamis, 30 Agustus 2012

Pembantu Rektor III: Ini Kan Sudah Libur, Jadi Mau Bagaimana Lagi?


GS. Upacara bendera memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-67 yang dilaksanakan di lapangan sepak bola Kampus Unsri Bukit Jumat (17/8) berlangsung khidmat meski hanya dihadiri sedikit mahasiswa Unsri sendiri. Hal ini terlihat dari jauhnya perbedaan jumlah antara dosen dan mahasiswa yang berada di lapangan. Jumlah mahasiswa yang hadir diperkirakan hanya 25 orang saja.

Pembantu Rektor III dr. Syarif Husin M.S saat ditemui seusai upacara berpendapat bahwa hal ini disebabkan karena sudah masuknya waktu libur akademik dan mendekati waktu lebaran, sehingga banyak mahasiswa yang mudik dan tidak dapat hadir dalam upacara tersebut. “Sekarang kan posisinya sudah dalam kedaan libur. Kalau libur, bagaimana lagi” , ungkapnya.

Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-67 tersebut berlangsung hanya sekitar 30 menit sejak pukul 07.45-08.15 WIB tanpa adanya amanat dari inspektur upacara dan dihadiri oleh semua civitas Universitas Sriwijaya mulai dari mahasiswa, dosen, pegawai, Pembantu Rektor I, II, dan III dan Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Dr. Badia Perizade, MBA yang bertindak sebagai inspektur upacara. (ddk/mut)
Reporter: Dedek Mareta, Mutia
Foto: Dok. GS
Editor: Dheni Puji Rahayu


Dikutip dari LPM GS UNSRI

Kamis, 16 Agustus 2012

Tak Dijumpai Di Palembang, Sate Kelinci dan Lumpia Jadi Bisnis Baru


GS. Untuk memulai sebuah usaha memang diperlukan ide agar usaha tersebut menjadi ladang bisnis. Hal ini lah yang dilakukan Dika dan Jovi, dua mahasiswa jurusan Manajemen’11 yang membuat usaha sate kelinci “Sate Kelinci Pakjo”. Usaha bersama yang dilakukan kedua mahasiswa tersebut yang baru dimulai saat masa semester pendek lalu di Jl. Swadaya 2 Pakjo.

Berawal dari usaha catering yang dimiliki Dika dan ternak kelinci yang digeluti Jovi serta melihat adanya peluang, maka terciptalah ide untuk membuat usaha makanan yang hanya biasa dijumpai di daerah Puncak tesebut. Dengan omset sekitar Rp. 300.000 per hari dan mendatangkan bahan baku berupa daging kelinci segar dari Bandung, mereka dapat menyajikan menu seperti Sate Kelinci Pakjo, Sate Kelinci Kecap, Kelinci Crispy dan juga Mie Tumis Kelinci. Bahkan sate ayam juga masih disediakan untuk para pembeli yang tidak menyukai daging kelinci. Harga yang ditawarkan juga tidak menguras kantong, hanya dengan Rp. 11.500 1 porsi sate kelinci pun dapat langsung dinikmati. Kedepannya, mereka akan menambah menu baru dan membuat kemasan baru serta branding image dalam rangka mengembangkan inovasi dari bisnis tersebut.

Usaha kreatif lainnya adalah usaha yang dilakukan oleh sahabat Duo Mona yaitu Mona Ervita dan Mona Meilinda yang melakukan usaha makanan berupa lumpia yang disebut “Crunchlicious” yang berarti lumpia yang gurih dan renyah. Berawal dari hobi memasak dari kedua mahasiswi jurusan Ilmu Hukum’11 tersebut, maka terpikir untuk memulai bisnis makanan yang berasal dari Semarang tersebut karena melihat di Palembang juga belum dijumpai bisnis lumpia.

Ide yang dituangkan dalam bisnis tersebut juga cukup kreatif. Lumpia yang biasanya hanya diisi sayur atau ebi (udang), mereka modifikasi menjadi bermacam-macam isi seperti isi kornet, isi sosis dan bahkan isi kurma seharga Rp.1000 – Rp.2000. Dengan modal awal Rp. 100.000, lumpia tersebu sudah diminati rekan sesama mahasiswa terutama di Fakultas Hukum sendiri, seperti yang diungkapkan Mona Ervita mengenai kemajuan usahanya tersebut. “Banyak teman-teman di kampus yang memesan, baik dalam keadaan mentah ataupun sudah digoreng. Kami juga menggunakan system delivery untuk system pejualan kami dan itu gratis”, ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa dalam melakukan usaha tersebut sedikit banyak juga memiliki hambatan. “Usaha lumpia ini juga gampang-gampang susah. Kami juga masih bingung dengan masalah penjualan dan juga harus menyesuaikan dengan jadwal mata kuliah”, tambahnya. Ia juga berharap usaha lumpia tersebut dapat maju dan bisa dibawa ke Program Kreatifitas Mahasiswa Kewirausahaan. (ddk)
Reporter : Dedek Mareta
Foto: Dok. Pribadi
Editor: Dheni Puji Rahayu

Dikutip dari LPM GS UNSRI

Dedi Kurniawan, Raih Prestasi Diluar IPK


GS. Menjadi seorang mahasiswa berprestasi dengan mendapat IPK tinggi mungkin banyak yang telah mengalami. Namun jika mendapat IPK tinggi dan meraih prestasi di luar kampus, tidak banyak yang dapat mengalaminya. Dedi Kurniawan Agribisnis 2010, salah seorang mahasiswa yang mendapat predikat mahasiswa berprestasi tahun 2012.

Penghargaan ini didapat saat acara buka puasa bersama yang diadakan oleh Universita
s Sriwijaya di Masjid Al- Ghazali Bukit Besar Palembang, Rabu (8/8). Saat hadir dalam acara tersebut, Dedi menjadi satu-satunya laki-laki yang mendapat penghargaan. Saat diwawancarai satelah acara, ia bersyukur dan mengunggkapkan perasaannya karena telah mendapat penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, yang pasti sangat senang dan bangga dengan mendapat pengharggan tersebut”, Ungkapnya. Ia juga menjelaskan bahwa ia bukan satu-satunya laki-laki yang mendapat penghargaan tersebut. “Harusnya ada satu laki-laki lagi dari fakultas lain, namun tidak dapat hadir dalam acara”. Lanjutnya.

Penghargaan yang diterima Dedi tidak mudah ia dapat. Ia mendapat penghargaan tersebut setelah mengikuti Kompetisi Riset Aksi di Jakarta yang diselenggarakan oleh Masyarakat Ilmu Teknolongi Indonesia (MITI) dan menjadi juara harapan 2 di ajang kompetisi esai yang diadakan di Jakarta. Selain berkecimpung di dunia akademik, ia juga ikut berbagai organisasi seperti Lembaga Dakwah Fakultas BWPI, Radio Komunitas RAMA Sriwijaya, Forum Aktivis Dakwah Kampus, dan U-Read. (ddk)

Reporter: Dedek Mareta
Foto: Dok. Pribadi
Editor: Dheni Puji Rahayu

Dikutip dari LPM GS UNSRI