Minggu, 11 November 2012

Apa Kabar Mesin KPM Maba 2012, Sudah Sembuh?


02-20120662
GS. Sampai saat ini tidak semua mahasiswa baru 2012 mendapatkan Kartu Pengenal Mahasiswa (KPM). Dari 10 Fakultas yang ada di Unsri baru tiga fakultas saja yang mendapatkan KPM, diantaranya adalah FK, FH dan FE. Untuk Fakultas Teknik pengerjaannya masih dalam proses. Yang lainnya belum terjamah sama sekali.  keterlambatan ini dipicu oleh  mesin Pecetak KPM yang sakit sejak Agustus yang lalu. Pada saat itu 3 dari 4 mesin cetak KPM Unsri mengalami kerusakan. Dan pihak Unsri berjanji akan segera memperbaikinya dengan membawa Tiga mesin tersebut rusak dan dibawa ke Jakarta untuk diperbaiki. Dan sekarang  dari tiga yang dibawa ke Jakarta, hanya dua yang dapat diperbaiki dan dari dua mesin tersebut hanya satu yang beroprasi secara normal. “Saat ini kita menggunakan dua mesin pencetak, satu dari Jakarta dan satunya yang tidak rusak”, Jelas Kepala Bagian Pendidikan dan Kerjasama BAAK Unsri  Muhammad Yani S.E.
Kabag Pendidikan dan Kerjasama juga mengungkapkan bahwa kemampuan mesin pencetak terbatas sehingga proses pencetakan juga tidak dapat dikejar  pengerjaanya dengan dua mesin pencetak tersebut. “Satu mesin hanya dapat mencetak 150 lembar KPM untuk satu hari, itupun harus diistirahatkan setiap mencetak lima KPM”, Tambahnya.
Kepala Bagian Pendidikan dan Kerjasama BAAK Unsri  Berjanji akhir November 2012 semua mahasiswa baru 2012 akan segera mendapatkan KPM.(ddk/agg)
Reporter: Dedek Mareta, Widya Anggita
Foto: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu
Dikutip dari LPM GS UNSRI

Layani Mahasiswa, Transmusi Siap Benahi Fasilitas


02-20120438
GS.  Sebanyak 15 buah Bus Rapid Transit (BRT) Transmusi yang telah melayani mahasiswa Unsri sejak Mei 2012 akan membenahi fasilitasnya untuk bus koridor Unsri Bukit-Unsri Inderalaya. Hal ini diungkapkan oleh Junaidi, Asisten Manajer PT. SP2J (Sarana Pembangunan Palembang Jaya) saat ditemui Crew Gelora Sriwijaya Unsri Selasa (30/10/2012). “Untuk saat ini kita belum berencana menambah armada baru, namun kita akan merubah posisi tempat duduk dari 10 bus yang ada. Dari yang semula saling hadap akan dirubah menjadi yang menghadap kedepan”, jelasnya.
Selain memodifikasi posisi tempat duduk, pihak Transmusi juga mengajukan kepada Rektor Universitas Sriwijaya agar dapat membuatkan halte yang lebih baik. “Kita juga sudah mengajukan usulan kepada Rektor Unsri agar membuatkan halte yang lebih bagus untuk kampus Bukit dan Inderalaya, seperti diberikan halte yang memiliki atap agar mahasiswa yang menunggu juga tetap nyaman dalam menunggu bus Transmusi”, tambahnya.
Pihak Transmusi juga akan memperbaiki fasilitas barunya, Smart Card yang beberapa waktu lalu sempat mengalami masalah dalam pengisisan saldo. “Kita berencana akan menambah satu lagi provider sebagaiback-up dari provider untuk pengisian saldo Smart Card”, pungkasnya. (ddk/fpn)
Reporter: Dedek Mareta, Fipin Sapriani
Foto: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu
Dikutip dari LPM GS UNSRI

Kamil Habibie: Sumpah Palsu Adalah Sumpah Yang Melenceng


trijaya1
GS. Pada Sabtu (27/10), program “Anda Bicara” yang diselenggarakan Radio Trijaya FM mengangkat tema “Sumpah Pemuda Ditengah Sumpah Palsu”. Tema ini diambil untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28 Oktober. Program yang dipandu oleh Faturrahman ini disiarkan on air dari d’Fab cafe.
Dalam acara tersebut turut hadir sebagai narasumber Kamil Habibie yang merupakan perwakilan KNPI Sumatera Selatan. Selain beliau, turut hadir juga Kms. Ali Akbar dari HMI dan Hendriko yang merupakan gubernur mahasiswa Fakultas Hukum Unsri. Dalam kesempatan tersebut para narasumber berbincang mengenai hari Sumpah Pemuda.
 “Sumpah palsu adalah ketika hal yang dilakukan para pemuda saat ini tidak sesuai dengan butir-butir Sumpah Pemuda yang diucapkan pada 28 November 1928 lalu karena visi dan misinya sudah melenceng dari Sumpah Pemuda” jelas Kamil ketika menyampaikan opininya.(ddk)
Reporter: Dedek Mareta
Foto: Dedek Mareta
Editor: Kurniahadi
Dikutip dari LPM GS UNSRI

Mahasiswa Unsri Berbagi, Warga Mulai Bangun Rumah


New Picture
GS. Warga Dusun 3 Desa Ibul Besar Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir kembali membangun rumah mereka pasca kebakaran pada Sabtu (29/9/2012) yang menghanguskan sedikitnya 22 rumah yang terbuat dari kayu hingga rata dengan tanah. Akibat kejadian tersebut, 43 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal mereka dan banyak dari mereka yang tidak dapat menyelamatkan barang berharga milik mereka.
Setelah beberapa pekan pasca kejadian tersebut, warga kembali membangun rumah mereka dengan bantuan yang didapat dari berbagai kalangan.  Seperti yang dilakukan Amir, salah seorang warga yang rumahnya ikut hangus terbakar. Saat dijumpai tim GS di lokasi kebakaran, Amir terlihat sedang membantu memperbaiki rumah tetangganya yang juga terkena kebakaran. Ia juga mengaku bahwa ia akan membangun kembali rumahnya dengan dibantu oleh warga sekitar. “Kita yang ada disini mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak termasuk dari mahasiswa-mahasiswa Unsri dari berbagai fakultas sehingga dapat digunakan untuk membangun rumah”, ungkapanya. Ketika disinggung mengenai isu mengenai pemukiman yang sengaja dibakar, Amir tidak membenarkan isu yang beredar tersebut. “Isu itu tidak benar, kebekaran ini disebabkan oleh konsleting listrik”, tambahnya.
Sementara menunggu perbaikan rumah selesai, warga yang belum mempunyai tempat tinggal masih menempati tenda-tenda pengungsian yang disediakan oleh para relawan.

Reporter: Widya Anggita, Dedek Mareta
Foto: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu
Dikutip dari LPM GS UNSRI

November, Shutlle Bus Unsri Kembali Beroprasi


2011_09_0013
GS. Setelah hilang dari kampus, Shutlle bus atau bus keliling yang beroprasi untuk melayani civitas Unsri Inderalaya akan kembali beroprasi mulai 1 November nanti secara gratis. Hal ini diungkapkan Pembantu Rektor III Unsri dr. Syarief Husin. M.S. saat ditemui  Crew GS di ruangannya Selasa (23/10/2012). “Kita sudah mempersiapkan 4 bus mahasiswa yang sudah diatur jadwal dan rutenya untuk berkeliling melayani civitas Unsri”, ungkapnya. Shuttle bus bus ini dioperasikan kembali  guna mendukung pengoperasian gedung baru Student Center yang terletak di  bagian belakang kampus Unsri Inderalaya.
Sebelumnya pernah dioperasikan 1 shutlle bus untuk melayani civitas Unsri, namun karena fasilitas tersebut berhenti operasi karena kurang diminati. PR III Unsri juga berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh civitas Unsri agar fasilitas tersebut tetap berjalan. “Jadi saya minta kepada para civitas Unsri agar menggunakan fasilitas tersebut dengan baik agar fasilitas ini juga tetap berjalan”, tutupnya. (ddk/mna)
Reporter: Dedek Mareta dan Mona Ervita
Foto: Dedek Mareta
Editor: Dheni Puji Rahayu
Dikutip dari LPM GS UNSRI